Beranda Etalase Usai Atraksi Parang, Amoy Polisikan Master Limbad

Usai Atraksi Parang, Amoy Polisikan Master Limbad

2
SEBARKAN
Usai Atraksi Parang, Amoy Polisikan Master Limbad
Master Limbad saat melakukan atraksi tebas parang bersama pelawak Sulut, Amoy. (Foto: Sutha.RB)

Usai Atraksi Parang, Amoy Polisikan Master Limbad

RB, KOTAMOBAGU – Setelah sempat diisukan meninggal dunia, Master Limbad kini tersangkut masalah hukum. Menariknya, Limbad dilaporkan pelawak asal Manado Ramli Hiola alias Amoy. Laporan ini dibuat lantaran Amoy merasa dirugikan setelah manggung bersama Limbad pada acara HUT Kotamobagu ke-9, Senin (23/5) lalu. Pasalnya, usai dijadikan objek atraksi, Amoy harus menjalani perawatan yang cukup serius di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datoe Binangkang, Kotamobagu lantaran menederita sejumlah luka.
Dalam laporan bernomor STTLP/492.A/V/2016/Sulut/SPKT/Res-BM Amoy menyebutkan, dirinya menderita sejumlah luka usai menjadi ’korban’ Limbad saat atraksi mengisi perayaan tersebut.
‘’Saat saya bangun keesekokan harinya, terdapat luka goresan di perut saya. Namun, sorenya goresan tersebut mulai membesar dan membuat saya kesakitan. Bahkan saya juga langsung demam,’’ terang Amoy pada Kamis (26/5) dini hari.
Sementara itu, kepada RADAR BOPLMONG, Amoy menuturkan, berdasarkan hasil pemeriksaan dokter rumah sakit, ada luka dalam di bagian perutnya, yang menyebabkan penggumpalan darah berwarna kebiruan.
“Perut saya sakit dari kemarin, nggak tahu kalau mau begini jadinya,” tutur Amoy.  “Selama ini selalu happy ending kalau saya manggung atau bawa acara di mana pun. Tapi baru ini malah jadi sakit begini,” keluhnya.
Atas kejadian itu, Amoy pun telah berupaya menghubungi manager Master Limbad terkait luka lebam yang dialaminya. Sayangnya, jawaban yang diberikan pihak Limbad tak membuat Amoy berpuas hati.
‘’Kata mereka (manager Limbad), memang begitu (akibatnya) kalau setelah atraksi. Itu hanya efek atraksi, lama kelamaan juga hilang,’’ kata Amoy meniru perkataan pihak manager Limbad.
Dirinya mengaku lantaran insiden ini sejumlah tawaran manggung harus ditolaknya dan diserahkan kepada orang lain lantaran sakit yang tak kunjung sembuh.
Salah satu penyidik mengatakan bahwa laporan dari Amoy telah di terima dan akan di tindak lanjuti hingga pihak Master Limbat akan bertanggung jawab atas kejadian ini.
Terpisah, saat dikonfirmasi RADAR BOLMONG bahwa dirinya merasa sangat dirugikan dengan kejadian ini, karena menurutnya tingkat kerugian yang dialaminya sekira 30 juta dalam dua hari ini. “Sekarang ada (tawaran) dari Gorontalo dan Bolmut, tapi saya hanya menyuruh untuk cari orang lain dulu lantaran masih sakit dan mengurus masalah ini sampai selesai,” ungkap Amoy
Terpisah, salah satu penyidik Polres Bolmong mengatakan akan mendalami laporan Amoy terkait dengan insiden pasca melakukan atraksi dengan Limbad. ‘’Kami akan serahkan kasusnya ke pimpinan dulu untuk mencarikan solusi agar bagaimana bisa memanggil Limbad yang saat ini sudah di Jakarta,’’ kata penyidik yang enggan menyebut namanya.
Sekadar informasi, Master Limbad dan Amoy terlibat atraksi pada perayaan HUT Kota Kotamobagu ke-9. Amoy yang saat itu menjadi master of ceremony (MC) diminta Limbad menjadi objek untuk atraksinya. Dengan sedikit keraguan Amoy pun akhirnya memenuhi permintaan Limbad. Di situ, Limbad menggunakan parang dan menggorok leher serta menebaskan ke perut Amoy berkali-kali. (*)

 

Editor: Mulyadi Pontororing

Peliput: Abdul Monoarfa, Jainudin

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here