Beranda Nasional Achmad Kurniawan Tutup Usia Setelah Tunaikan Wasiat Sang Ayah

Achmad Kurniawan Tutup Usia Setelah Tunaikan Wasiat Sang Ayah

0
SEBARKAN
Achmad Kurniawan setia bersama Arema. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Malang – Penjaga gawang Arema Cronus, Achmad Kurniawan, tutup usia pada Selasa (10/1/2017) setelah selama 12 hari berada di rumah sakit usai terkena serangan jantung.

Dalam perjalanan kariernya, Achmad Kurniawan sempat membela sejumlah klub Indonesia. Namun, kiper dengan panggilan akrab AK itu pergi dengan menuntaskan wasiat sang ayah untuk bermain di Arema bersama sang adik, Kurnia Meiga.

Achmad Kurniawan lahir di Jakarta, 31 Oktober 1979, dan mengawali karier sepak bola bersama Persita Tangerang Junior sebelum diangkat ke tim senior dan bermain untuk tim berjulukan Pendekar Cisadane itu dari 2001 hingga 2006.

Setelah enam tahun bersama Persita, AK hijrah ke Arema Malang. Bersaing untuk bisa berada di bawah mistar gawang Singo Edan dengan Kurnia Sandy, AK membawa Arema menjuarai Copa Indonesia 2006.

Kepiawaiannya menjaga gawang Arema membuatnya dipanggil ikut dalam persiapan Timnas Indonesia menuju Piala Asia 2007. Sayangnya Achmad Kurniawan kalah saing dengan Markus Horizon, Ferry Rotinsulu, dan Jendry Pitoy.

Sempat membela Persik Kediri, Achmad Kurniawan kemudian mencoba peruntungan ke Sumatera untuk bergabung dengan Semen Padang pada musim 2009. Setelah performa menuruk di Persik, AK pun kembali memperlihatkan permainan yang cemerlang bersama Semen Padang.

AK pun memutuskan untuk kembali ke Arema pada 2010. Salah satu alasan unik kembalinya kakak dari Kurnia Meiga itu ke Arema adalah wasiat dari sang ayah yang memintanya untuk bermain dalam satu tim dengan sang adik di Arema. Meski kalah saing dengan sang adik, AK setia bersama Arema hingga tutup usia pada 10 Januari 2017.

Achmad Kurniawan pun masih tampil luar biasa ketika mendapatkan kesempatan untuk mengawal gawang Arema Cronus. Kemampuannya melakukan penyelamatan dan jatuh bangun di bawah mistar gawang Arema, terutama ketika sang adik, Kurnia Meiga, mengalami cedera saat memperkuat Singo Edan pada TSC 2016.

AK juga pernah mengatakan bahwa selama Arema masih membutuhkan tenaga dirinya untuk mengawal gawang, dirinya akan selalu siap untuk tampil. Hal tersebut yang juga membuat semua pendukung Arema, yaitu Aremania dan Aremanita, sang kiper veteran bertubuh tambun akan pensiun bersama Arema.

Namun, penjaga gawang yang kerap terlihat asyik mengunyah permen karet saat tengah beraksi di lapangan hijau. Harus dilarikan ke rumah sakit karena serangan jantung pada 29 Desember 2016, AK pun kini meninggalkan keluarga dan sahabat-sahabat tercintanya untuk selamanya.

Satu hal yang pasti. Achmad Kurniawan pergi untuk selamanya dengan melaksanakan wasiat sang ayah untuk memperkuat Arema bersama sang adik. Wasiat itu dijalankan AK hingga tutup usia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here