Beranda Etalase Jalan AKD Kembali Telan Korban Jiwa

Jalan AKD Kembali Telan Korban Jiwa

‘Mas Sayur’ Meninggal di RSU DB

0
SEBARKAN
Jalan AKD Kembali Telan Korban Jiwa
RB, KOTAMOBAGU –  Peristiwa tabrakan maut kembali terjadi di ruas jalan Amurang Kotamobagu Doloduo (AKD), tepatnya di daerah Tumuyuk, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong). Kali ini nasib nahas menimpah Rian Sumaela (24) warga Kobo Kecil yang telah menetap di  Konarom Barat, Kecamatan Dumoga Timur  mengendarai Motor Yamaha Bison dengan nomor Polisi DB2582DG, dan I Made Megiartawan (18), warga Mopugad Selatan, Kecamatan Dumoga Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow, Senin (9/1) kemarin sekira pukul 11.30 WITA.
Dari Informasi yang dihimpun oleh Radar Bolmong, korban yang sehari-harinya berprofesi sebagai tukang jual sayur di daerah Kotamobagu Selatan ini, hendak pulang ke rumahnya di Konarom. Ia bersama Nanang (27) sekampugnya, yang merupakan rekan se-profesinya, melaju dari arah Kotamobagu.
Bahkan ‘Mas Sayur’ sapaan profesi korban ketika melintasi Desa Poyowa Kecil masih sempat menegur salah seorang temannya bernama Sarto, namun sayang nasib nahas menghampiri Rian, ketika berada di daerah Tumuyuk.
“Saat berada di sebuah tikungan tiba-tiba motor korban out (keluar dari lajur) dan menabrak sebuah kendaraan Yamaha Vision yang berada pada jalur berlawanan” tutur Nanang.
Setelah menabrak Yamaha Vision yang dikendarau I Made, diduga korban terseret kendaraannya lalu menabrak sebuah Mobil Honda mini bus berwarna cokelat milik seorang pensiunan dokter bernama dr Nyoman Wikanta warga Modomang, Kecamatan Dumoga Timur.
Akibat dari insiden tersebut, Rian yang merupakan Ayah dari Nazwa baru berusia (14) bulan, mengalami patah tulang serta luka-luka di paha bagian kanan. Sementara I Made mengalami luka ringan berupa lecet. Korban pun dilarikan ke Rumah Sakit Umum Datu Binangkang, dengan menggunakan mobil Nyoman Wikanta.
Namun sayangnya sekitar pukul 15.32 Wita korban menghembuskan nafas terakhirnya di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Kotamobagu, ketika hendak menunggu mobil ambuance untuk merujuk ke RSU Kandouw di Manado. Nanang pun terkejut ketika mendengar pernyataan dokter bahwa rekannya telah meninggal dunia.
“Saya kaget ketika Rian dinyatakan meninggal. Rian kelihatannya biasa-biasa saja, bahkan saat proses penjahitan luka, dia masih sempat melambaikan tangan sama saya,” terangnya.
Terpisah Kanit Laka lantas Polres Bolmong IPTU Sugiyanto, ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. “Saat ini kasus tersebut sedang dalam proses penyelidikan oleh satuan laka lantas. Tidak menutup kemungkinan akan dilanjutkan pada proses penyidikan” terang Sugiyanto. (*)
Editor: Guesman Laeta
Peliput: Irwanto Mamonto

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here