Beranda Daerah Boltim Lakukan Pemecatan Sepihak, Pemkab Bakal Panggil Sangadi

Lakukan Pemecatan Sepihak, Pemkab Bakal Panggil Sangadi

0
SEBARKAN
RB, BOLTIM — Kabar beredar adanya pemecatan perangkat desa oleh sangadi, nampaknya langsung direspon oleh Pemkab Boltim. Bahkan, kabarnya instansi terkait akan melakukan pemanggilan kepada sangadi bersangkutan.
Hal ini disampaikan, Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Ikhlas SSTP. Ia menjelaskan, pengangkatan dan pemberhentian perangkat harus sesuai mekanisme. “Pengangkatan dan pemberhentian perangkat ada mekanismenya, tidak boleh dilakukan sepihak oleh pemerintah desa dalam hal ini sangadi,” tuturnya.
Ia menjelaskan, pemberhentian perangkat harus adanya rekomendasi dari sangadi yang ditujukan kepada Pemkab Boltim melalui camat. “Isi rekomendasi tentu harus jelas jika dalam hal pemberhentian berarti harus ada alasan yang bisa dipertanggungjawabkan,” terangnya.
Menurunya, rekomendasi yang ditujukan kepada pemkab akan dipelajari, jika memenuhi syarat tentu usulan bisa ditindaklanjuti dan jika tidak rekomendasi akan dikembalikan. “Jangan melakukan langkah-langkah yang melanggar aturan, jika didapati tentu akan pemerintah desa bersangkutan akan dimintai keterangan,” tegasnya.
Ia menambahkan, pihaknya akan melakukan pemanggilan kepada sangadi yang melakukan pemberhentian sepihak kepada perangkat desa. “Tentu sangadi tersebut akan kita panggil untuk dimintai keterangan, sebab mekanismenya jelas,” ujar mantan Camat Kotabunan ini.
Sebelumnya, Bupati Sehan S Landjar SH sempat menyinggung hal tersebut. Eyang sapaan akrab bupati menegaskan, agar sangadi jangan sembarangan dalam mengambil keputusan.
“Ada di Desa Atoga. belum lama dilantik sangadi sudah melakukan pergantian sekdes. Jangan ambil keputusan tanpa melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah,” tegasnya.
Ia menuturkan, peraturan bupati mengatur tentang pengangkatan aparat desa. “Ada mekanismenya serta fit and proper test. Ketika diganti harus mempertanggungjawabkan lebih dahulu.” tegas Bupati. (ndi/gus)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here