Sepanjang 2017, 5 Kasus Pencabulan di Bawah Umur Ditangani Polsek Lolayan

0
70

BOLMONG – Kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di wilayah Lolayan memang cukup memprihatinkan. Terhitung di tahun 2017 mulai dari Januari hingga Oktober sudah 5 kasus yang ditangani pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Lolayan.

Tercatat dua kasus yang terjadi di dua bulan terakhir yaitu kasus pencabulan yang terjadi di Desa Bombanon pada (28/9) dengan tersangka RR alias Renaldo (23) warga desa Mototabian Dumoga terhadap korbannya AR alias Astrid (16) warga Desa Bombanon, yang kini kasusnya telah dilimpahkan.

Dan menyusul kasus terakhir yang terjadi di Desa Matali Baru dengan tersangka RP alias Rama (19) warga Desa Bakan terhadap korban RG alias Ris (15) warga Desa Tanoyan pada Sabtu (28/10) kemarin.”Semua kasus tersebut sudah kita tangani dan limpahkan,namun kasus yang terakhir tersangkanya masih buron dan terus kita lakukan pencarian,tetapi kasusnya sudah kita limpahkan juga,” kata Kapolsek Lolayan, IPTU Martodewata kepada Radar Bolmong, Jumat (3/11).

Menindaklanjuti banyaknya kasus tersebut, Kapolsek pun meminta kepada para orangtua untuk dapat mengawasi pergaulan anaknya, sehingga terhindar dari perilaku menyimpang seperti narkoba hingga ke seks bebas.

Selain itu sosialisasi pun perlu dilakukan oleh sekolah-sekolah, terkait bahaya narkoba dan pergaulan bebas, sehingga dapat dicegah sedari dini. “Kami menghimbau agar orang tua mengawasi pergaulan anaknya terutama yang masih dibawah umur, agar kejadian-kejadian seperti ini bisa diminimalisir bahkan tidak akang terjadi lagi,” pungkasnya. (mg37)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here