Lima Rumah Terbakar Sepanjang Pergantian Tahun

0
62
Salah satu rumah warga Talaud yang ludes terbakar pada Senin (1/1).

RB,MANADO – Sedikitnya lima unit rumah, dilaporkan terbakar sejak malam peryaan tahun baru Minggu (31/12) malam  hingga Senin (1/1), di Sulawesi Utara.

Rata-rata kebakaran terjadi saat penghuni rumah sedang tidak berada di rumahnya dan terjadi korsleting listrik.

Kebakaran perta terjadi di Desa Pulutan Selatan, Kecamatan Pulutan Kabupaten Kepulauan Talaud, pada Minggu (31/12) sore sekira pukul 17.35 wita.

Kapolsek Rainis Iptu Olden Arunde mengatakan, saat kebakaran, sang pemilik yaitu Keluarga Siangka-Bawanda tidak berada di dalam rumah.

“Pemilik rumah sedang mengunjungi keluarga di Desa Pulutan. Akibatnya, api dengan cepat melahap semua isi rumah permanen tersebut,” ujar Kapolsek.

Dari hasil penyelidikan, penyebab terbakarnya rumah diakibatkan oleh korsleting listrik.

“Seluruh isi rumah tidak dapat diselamatkan hangus terbakar, dan total kerugian diperkirakan kuranag lebih Rp. 500 juta,” kata Kapolsek.

Pada hari yang sama di lokasi berbeda tepatnya di Kampung Biau Seha Lindongan II Sitaro, Kabaputen Sitaro, Sulut, kebakaran menimpa dua unit rah sekaligus.

Beruntung kebakaran tersebut hanya menghanguskan satu kamar dari masing-masing rumah tersebut.

Menurut Kapolsek Siau Timur Iptu Teddip Malamtiga, kebakaran tersebut diduga akibat obat nyamuk bakar yang ditinggalman pemilik saat keluar rumah.

“Tidak ada korban jiwa, hanya menyebabkan kerugian materiil yang diperkirakan sebesar Rp. 10 Juta,” tandasnya.

Sementara itu, keesokan harinya, Senin (1/1) dini hari, kebakaran terjadi di Kota Tomohon tepatnya  di Kelurahan Matani Dua, Lingkungan X.

Menurut pihak kepolisian setempat, pada saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong dan terjadi hubungan arusbpendek listrik.

“Dugaan sementara akibat korsleting listrik. Kerugian material sekitar Rp 100 juta dan penyebab pasti masih dalam penyelidikan,” kata Kapolsek Urban Tomohon Tengah, Kompol Franky Manus.

Sedangkan di Kelurahan Beo, Kabupaten Talaud, kebakaran menimpa rumah semi permanen milik seorangbpenjaga gereja setempat pada Senin (1/1) sekira pukul 11.00 WITA.

Rumah tersebut juga ditinggal kosong oleh pemiliknya. Sang pemilik saat itu tengah menghadiri ibadah di gereja setempat.

Kapolsek Beo AKP Atoneng Dalehade mengatakan kondisi di lingkungan saat itu sedang sepi lantaran warga setempat juga pemilik rumah sedang melaksanakan ibadah di gereja.

“Api dengan cepat melahap semua isi rumah semi permanen tersebut,” ujarnya

“Diduga penyebab terbakarnya rumah diakibatkan oleh korsleting arus listrik, Seluruh isi rumah tidak dapat diselamatkan hangus terbakar, dan total kerugian diperkirakan sekitar Rp20 juta,” tandasnya.(mly)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here