Polda Sulut Amankan 879,58 Gram Sabu

0
201
BARANG BUKTI : Hasil Penangkapan Oleh Polda Sulut (Foto Humas Polda Sulut)

RADARBOLMONGONLINE.COM-Direktorat Res Narkoba Polda Sulut berhasil membongkar jaringan pengedar narkotika jenis sabu yang masuk di Kota Manado.

Bahkan tanggung-tanggung, sebanyak 879,58 gram sabu berhasil diamankan dari tangan dua tersangka, yaitu masing-masing GG alias Jali (48) seorang karyawan swasta dan S alias Sam (39) seorang petani, keduanya merupakan warga Tarakan, Kalimantan Utara.

Keduanya ditangkap di Hotel Kolongan Beach Indah kamar 102 pada hari Rabu, 25 April 2018, setelah anggota Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Sulut pimpinan AKBP Agus Pelealu melakukan serangkaian penyelidikan dan undercover buy.

Pengungkapan kasus ini diekspos Polda Sulut melalui Press Confrence yang digelar di lobby lantai 2 Mapolda Sulut, yang dipimpin Kapolda Sulut Irjen Pol Drs. Bambang Waskito, Senin (30/4) hari ini.

“Ini yang sangat mengagetkan kita semua, yaitu kita dapatkan barang bukti sebanyak 879,58 gram, ini kita bisa melihat barang bukti yang ada dan pelakunya ini dua orang di belakang saya, ini akan saya kembangkan terus, saya tidak berhenti sampai disini supaya betul-betul tau jaringan-jaringan ini,” ujar Kapolda Sulut didampingi Direktur Res Narkoba Kombes Pol Rico Taruna Mauruh dan Kabid Humas Kombes Pol Ibrahim Tompo.

Dijelaskan Kapolda, Narkoba ini memang merupakan kiriman atau jaringan dari Kalimantan Timur, kemudian masuk lewat kapal, menyusuri jalan darat dari Makassar, Gorontalo dan akhirnya ditangkap di Manado. “Ini merupakan prestasi terbesar selama saya disini (Sulawesi Utara) untuk penangkapan khususnya narkoba yang barang buktinya seberat 879, 58 gram,” ungkap Kapolda.

“Ini tentunya akan kita proses sampai tuntas sekaligus menambah semangat bagi anggota saya untuk mengungkap jaringan,” ujarnya.

Keduanya terancam dijerat dengan UU Nomor 35 tahun 2009 Pasal 114 ayat (2) pidana penjara mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun serta Pasal 112 ayat (1) pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun. (Fan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here