PNS dan Guru di Bolmong Mulai Digilir ke Pelosok

0
173
APEL: Tampak seluruh Pegawai Negeri Sipil dilingkup Pemkab Bolmong mengikuti apel kerja bersama. (Foto : Tjipta/RB)

RADARBOLMONGONLINE.COM – Selain memberikan sanksi berat (Pecat) kepada salah satu PNS, dalam waktu dekat ini Pemkab Bolmong melakukan pembagian tugas kerja. Pembagian tugas ini dilakukan untuk pemerataan kerja bagi PNS dan tenaga pendidik (Guru), berdasarkan kebutuhan setiap wilayah. Dengan demikian, para PNS siap ditempatkan diwilayah pelosok. “Masih banyak pegawai yang bertumpuk di setiap instansi SKPD. Begitu juga dengan disekolah, sehingga harus dilakukan pemerataan kerja,” kata kepala BKPP Umarudin Amba melalui sekretarisnya Aldi Pudul.

Lanjut Ia menjelaskan, sesuai hasil kajian dengan pimpinan daerah, selama ini PNS banyak tersentral di tiap instansi. Sementara wilayah pelosok masih kekurangan. Oleh sebab itu, pemerataan kerja PNS harus dilakukan secara selektif berdasarkan tingkat kebutuhan masing-masing wilayah di 15 Kecamatan, 200 Desa, dan dua Kelurahan. “Pada dasarnya pembagian tugas kerja sesungguhnya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sembari menambahkan, pembagian tugas kerja sudah dilakukan, tinggal waktu saja untuk penempatan setiap PNS belum dilaksanakan. Namun, sebelum itu sudah ada beberapa PNS yang lebih dulu ditempatkan ke wilayah seperti Pomoman, Sang Tombolang, Maelang, Dumoga bersatu, Passi dan Lolayaan,” tuturnya.

Sebelumnya, Sekda Bolmong Tahlis Gallang mengatakan, tujuan mutasi ini untuk mendekatkan diri kepada masyarakat, dalam memberikan pelayanan yang lebih prima. Karena setelah dilakukan pendataan melalui kajian, masih ada beberapa wilayah yang masih membutuhkan beberapa tenaga pendidik maupun fungsional dan adimistrasi, serta kesehatan. “Mutasi kerja bagi seorang PNS maupun guru adalah sebuah kelaziman dalam rangka pemerataan dan penataan sistim birokrasi dan dunia pendidikan. Dengan begitu, mutasi tidak lagi hanya berada di satu wilayah tertentu. Namun, bisa di geser kewilayah maupun sekolah yang sangat membutuhkan tenaga kerja,”tuturnya. (cip/gus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here