Dinamika Musik: Era Baru Agresi Sylosis dan Nostalgia Luka Hati Judika
4 min read
Dunia musik terus berputar dengan dinamika yang kontras, mulai dari persiapan gempuran musik cadas dari kancah internasional hingga tembang lawas dalam negeri yang tak lekang oleh waktu. Kabar terbaru datang dari raksasa metal asal Inggris, Sylosis, yang siap mendefinisikan ulang keberadaan mereka di industri musik berat, sementara di tanah air, lagu kolaborasi ikonik antara Judika dan Kotak kembali menjadi sorotan bagi para penikmat musik yang ingin mengenang masa lalu.
Manifestasi Kekuatan Baru Sylosis
Bagi para personel Sylosis, angka tujuh bukanlah sekadar simbol keberuntungan. Album studio ketujuh mereka yang bertajuk The New Flesh merupakan bukti nyata dari tekad dan talenta murni, bukan sekadar nasib baik. Rencananya, karya monumental ini akan dirilis di bawah naungan Nuclear Blast Records pada 20 Februari 2026 mendatang. Dengan memuat 11 trek anyar, album ini diposisikan sebagai pernyataan misi yang tegas dari band tersebut.
Langkah ini diklaim sebagai tembakan peringatan yang akan mengukuhkan posisi Sylosis di antara para pemain besar musik metal hari ini. Dalam pernyataan resminya, pihak band, yang digawangi oleh Josh, Ali, Ben, dan Conor, menegaskan bahwa The New Flesh adalah momen pemantapan formasi serta langkah maju dengan tujuan dan agresi baru.
Setelah menghabiskan sebagian besar waktu dalam dua tahun terakhir di jalanan untuk tur, materi dalam album ini ditulis dengan mempertimbangkan atmosfer pertunjukan langsung. Ada energi yang mengalir deras dalam lagu-lagu ini yang belum pernah dirasakan sebelumnya dalam diskografi Sylosis. Sebagai penanda era baru ini, mereka telah melepas lagu utama berjudul sama, “The New Flesh”, sebagai singel pertama yang sudah bisa dinikmati para penggemar.
Rangkaian Tur Masif dan Daftar Lagu
Antusiasme menyambut tahun 2026 tidak hanya berhenti pada perilisan album. Sylosis telah menyiapkan segudang jadwal pertunjukan yang sangat padat. Tur Inggris dan Eropa dijadwalkan mulai Januari 2026 bersama Revocation, Distant, dan Life Cycles, menyambangi kota-kota besar seperti Berlin, London, hingga Paris. Tidak ketinggalan, mereka juga akan mengguncang Amerika Utara mulai April 2026, melintasi berbagai negara bagian dari Massachusetts hingga California.
Bagi penggemar yang penasaran dengan materi album ini, berikut adalah bocoran daftar lagu yang akan mengisi The New Flesh: “Beneath The Surface”, “Erased”, “All Glory, No Valour”, “Lacerations”, “Mirror Mirror”, “Spared From The Guillotine”, “Adorn My Throne”, “The New Flesh”, “Everywhere At Once”, “Circle Of Swords”, dan “Seeds In The River”.
Kilas Balik Romansa Judika dan Kotak
Sementara panggung metal dunia bersiap dengan distorsi keras di masa mendatang, ranah musik Indonesia masih menyimpan tempat spesial untuk lagu-lagu bernuansa melankolis. Salah satu yang paling membekas adalah “Aku yang Tersakiti”, sebuah tembang yang dipopulerkan oleh Judika bersama grup musik Kotak. Dirilis pada tahun 2014, lagu ini menjadi salah satu singel andalan ciptaan Judika yang masuk dalam album Kotak bertajuk Never Dies.
Lagu ini menceritakan pedihnya pengkhianatan cinta, sebuah tema yang selalu relevan bagi pendengar musik pop-rock tanah air. Bagi Anda yang ingin kembali meresapi atau memainkan lagu ini dengan gitar, berikut adalah panduan lirik beserta akor lengkapnya yang dapat Anda mainkan.
Panduan Lirik dan Akor Gitar
Lagu ini diawali dengan intro yang memadukan kunci C, G, dan F sebanyak dua kali, membangun suasana sendu sebelum masuk ke bait pertama.
[Intro] C G F (2x)
[Verse] Pada bagian awal lagu, progresi kord bergerak perlahan mengiringi lirik tentang jarak yang mulai terasa dalam sebuah hubungan:
C G Am Pernahkah kau merasa Dm A Dm Jarak antara kita C G Am Kini semakin terasa Dm A Dm S’telah kau kenal dia C G Am Aku tiada percaya Dm A Dm Teganya kau putuskan C G Am Indahnya cinta kita Dm A Dm Yang tak ingin kuakhiri
[Pre-Chorus] F G F G Kau pergi tinggalkanku
[Chorus] Masuk ke bagian reff, emosi lagu memuncak dengan lirik yang menyayat hati:
C Tak pernahkah kau sadari Am Akulah yang kau sakiti F Engkau pergi dengan janjimu G Yang telah kau ingkari C Oh Tuhan tolonglah aku Am Hapuskan rasa cintaku F Akupun ingin bahagia G Walau tak bersama dia
[Interlude] C Am F G (2x)
[Bridge] Bagian ini menjadi jembatan yang menegaskan betapa sulitnya melupakan kenangan:
Dm F Memang takkan mudah C G Am Bagiku ‘tuk lupakan sgalanya F G Aku pergi untuk dia
[Chorus 2] Lagu kembali ke bagian chorus dengan penekanan emosional di bagian akhir:
C Tak pernahkah kau sadari Am Akulah yang kau sakiti F Engkau pergi dengan janjimu G Yang telah kau ingkari C Oh Tuhan tolonglah aku Am Hapuskan rasa cintaku F Aku pun ingin bahagia G C Am F G Walau tak bersama-sama dia…… dia… C Oh Tuhan tolonglah aku Am Hapuskan rasa cintaku F Akupun ingin bahagia G Walau tak bersama dia
[Ending] Lagu ditutup dengan progresi kunci yang kembali tenang: C Am F G C
Entah itu menantikan energi baru dari Sylosis di tahun 2026 atau mengenang kembali luka lama lewat petikan gitar lagu Judika, musik selalu memiliki cara untuk menemani setiap fase kehidupan pendengarnya.