4 Februari 2026

Dinamika Pelayanan Publik: Kemudahan Perpanjangan SIM Online di Indonesia dan Pemangkasan Jam Operasional di Amerika Serikat

3 min read

Dunia pelayanan administrasi kendaraan bermotor terus mengalami perubahan yang dinamis, baik di dalam negeri maupun mancanegara. Di Indonesia, angin segar berembus bagi para pemilik Surat Izin Mengemudi (SIM) yang kini dimanjakan dengan digitalisasi layanan, sementara di Amerika Serikat, tantangan pendanaan justru memaksa pengurangan jam operasional kantor layanan fisik.

Terobosan Digital Korlantas Polri

Masyarakat Indonesia kini tidak perlu lagi mengantre panjang di Satpas atau mengejar jadwal layanan SIM keliling yang kerap kali padat. Korlantas Polri telah menghadirkan solusi praktis melalui aplikasi Digital Korlantas Polri, sebuah inovasi yang memungkinkan proses perpanjangan SIM dilakukan sepenuhnya melalui ponsel pintar. Layanan ini menjadi jawaban atas kebutuhan efisiensi waktu masyarakat modern, di mana pemohon bisa mengurus administrasi dari mana saja tanpa harus meninggalkan aktivitas utamanya.

Penting untuk dicatat bahwa fasilitas ini hanya berlaku bagi SIM yang belum habis masa berlakunya. Jika pemilik kendaraan terlambat melakukan perpanjangan—bahkan hanya satu hari—maka prosedur yang berlaku adalah pembuatan SIM baru dengan biaya dan mekanisme yang berbeda. Oleh karena itu, pengurusan disarankan dilakukan sejak 90 hari sebelum tanggal kedaluwarsa.

Mekanisme dan Syarat Administrasi

Bagi warga yang hendak memanfaatkan layanan ini, terdapat beberapa dokumen digital yang wajib disiapkan agar proses verifikasi berjalan mulus. Pemohon harus mengunduh aplikasi Digital Korlantas Polri dan melakukan registrasi data diri sesuai e-KTP. Dokumen penunjang seperti foto e-KTP, foto SIM lama, pas foto terbaru berlatar belakang biru, serta foto tanda tangan di atas kertas putih harus diunggah dengan kualitas yang jelas dan tidak buram.

Mengenai biaya, pemerintah telah menetapkan tarif resmi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 76 Tahun 2020 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Untuk perpanjangan SIM A, biaya pokoknya adalah Rp80.000. Namun, pemohon juga perlu menyiapkan dana tambahan untuk biaya tes kesehatan, tes psikologi, serta biaya pengiriman jika memilih opsi agar SIM diantar langsung ke rumah oleh petugas. Opsi pengiriman ini tentu menjadi nilai tambah, menghilangkan keharusan datang ke kantor polisi untuk pengambilan dokumen fisik.

Agar proses ini berhasil, stabilitas koneksi internet saat mengunggah dokumen menjadi kunci. Pemohon juga diimbau untuk memantau status permohonan secara berkala melalui aplikasi, yang mana proses verifikasi dan pencetakan biasanya memakan waktu beberapa hari kerja.

Kabar Pengurangan Layanan di Carolina Utara

Berbanding terbalik dengan kemudahan akses digital yang sedang berkembang di Indonesia, Divisi Kendaraan Bermotor Carolina Utara (NCDMV) di Amerika Serikat justru mengumumkan pengurangan jam layanan tatap muka. Mulai minggu ini, sebanyak 90 kantor layanan SIM di negara bagian tersebut tidak akan lagi melayani masyarakat mulai pukul 7 pagi.

Sebelumnya, kantor-kantor tersebut mempercepat jam buka dari pukul 8 pagi menjadi pukul 7 pagi untuk mengakomodasi tingginya permintaan layanan SIM dan kartu identitas. Perpanjangan jam operasional ini didanai oleh hibah dari American Rescue Plan Act State Fiscal Recovery Fund. Sayangnya, aliran dana tersebut kini telah habis, memaksa pihak otoritas untuk mengembalikan jam operasional ke jadwal standar.

Komisaris NCDMV, Paul Tine, menyatakan penyesalannya atas situasi ini. Ia mengungkapkan bahwa aliran pendanaan telah habis, sehingga layanan ekstra satu jam di pagi hari tersebut tidak dapat lagi diberikan. Pihaknya berharap dapat kembali menawarkan jam tambahan, termasuk layanan di hari Sabtu, namun hal tersebut sangat bergantung pada ketersediaan dana di masa depan.

Perubahan ini efektif berlaku mulai Senin, 9 Februari, di mana seluruh kantor yang terdampak akan kembali buka pada pukul 8 pagi. Minggu ini menjadi kesempatan terakhir bagi warga setempat untuk menikmati layanan pagi pukul 7. Masyarakat di Carolina Utara kini diminta untuk memeriksa ulang jam operasional spesifik melalui situs web resmi NCDMV, terutama untuk mengantisipasi perubahan jadwal akibat cuaca buruk atau kondisi lainnya.

Perbedaan situasi ini memberikan gambaran nyata bagaimana inovasi teknologi di Indonesia mampu memangkas birokrasi, sementara ketergantungan pada layanan fisik dan pendanaan konvensional di negara maju seperti Amerika Serikat masih menghadapi tantangan operasional yang signifikan.